Kebakaran Rumah di Jalan Ampera, Jakarta Utara
Pada hari Sabtu (26/7/2025) siang, sebanyak 10 rumah yang berada di Jalan Ampera, Pademangan, Jakarta Utara mengalami kebakaran. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat dan memicu respons cepat dari pihak terkait.
Menurut informasi yang diperoleh, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Hal ini disampaikan oleh Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman. Ia menjelaskan bahwa dugaan awal menyebutkan adanya gangguan pada sistem kelistrikan yang menjadi sumber api.
Kejadian tersebut berawal ketika warga bernama Jainul Fatah melihat kondisi rumahnya sedang terbakar. Saat itu, ia sedang berkumpul bersama tetangganya di gang dekat rumahnya. Melihat situasi yang semakin memburuk, Jainul langsung mencoba memadamkan api dengan alat sederhana yang ada di sekitarnya.
Namun, karena api semakin membesar, ia kemudian pergi ke pos pemadam kebakaran di Pademangan Barat sekitar pukul 11.40 WIB. Dengan laporan yang diberikan, pihak pemadam kebakaran segera merespons dan mengerahkan sejumlah armada serta personel untuk tiba di lokasi kejadian.
Menurut Gatot, sebanyak 24 mobil pemadam kebakaran beserta 120 petugas dikerahkan untuk menghadapi kebakaran ini. Mereka tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 11.43 WIB. Proses pemadaman dilakukan secara intensif hingga akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 14.15 WIB. Gatot menyampaikan bahwa seluruh area telah aman dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Sudah padam, dapat diatasi oleh petugas,” ujarnya.
Dari hasil evaluasi sementara, kerugian yang dialami akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 485 juta. Angka ini mencakup kerusakan pada bangunan dan barang-barang milik para pemilik rumah.
Kebakaran ini juga menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik dan menjaga kebersihan lingkungan agar tidak memicu risiko kebakaran. Selain itu, kejadian ini menunjukkan pentingnya koordinasi antara warga dan pihak pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat.
Sebagai langkah pencegahan, pihak berwenang disarankan untuk melakukan inspeksi rutin terhadap instalasi kelistrikan di permukiman penduduk. Selain itu, sosialisasi tentang cara menghadapi kebakaran juga perlu digencarkan agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi ancaman serupa.